bagaimana tak sesakit ini?
aku mencoba membangun percaya sekali lagi, dengan tujuan memberi satu kesempatan yang kurasa perlu untuk kuberikan kepadamu.
kupikir kamu mau -dan mampu memperbaiki.
naas kemudian.
hari ini, berat sudah kecewaku. aku yang selalu saja memberimu maaf, melupakan yang telah kamu lakukan, kini beralih menjadi "kita lihat saja nanti".
maaf sayang. aku yang salah, terlalu membebaskanmu pun nyatanya tak sebaik yang kukira. membiarkanmu berkeliaran sesuka hati dengan membawa segala percaya yang aku beri ternyata malah jadi sakit hati yang seperih ini.
maaf, jika nyatanya aku bisa kecewa. sekecewa ini.
kuharap aku tak jera padamu.
disini kita, bersama-sama,
meski memulai awal untuk belajar berjalan kembali, dengan menggunakan kaki pincang karna cedera yang kamu sebabkan.
tak apa. mari berusaha membangun percaya ini lagi.
aku masih denganmu. disini.